Oleh: bloggerlumajang | September 24, 2008

Benang Kusut Pilkada Dan Kerikil Pemerintahan SA'AT

Pasangan SA’AT telah resmi memimpin Lumajang, beragam analisis kemudian mengemuka, hampir kesemuanya tidak banyak bergeser dari retorika politik yang berkembang sepanjang Pilkada. Wacana Perubahan dalam tata kelola pemerintahan atas Sumber Daya Manusia (Aparatur Pemerintahan) dan Potensi Sumber Daya Alam jelas menjadi prioritas utama SA’AT dalam 100 hari pemerintahannya.

Gerbong Mutasi di Jajaran Pemerintah Daerah telah berlangsung ditengah Polemik dan kontroversi namun sekali lagi Pemerintah SA’AT mampu membalutnya dengan wacana perubahan paradigma aparatur pemerintahan dari penguasa menjadi abdi pelayanan masyarakat. Gerbong Mutasi pertama sepertinya akan disusul dengan rangkaian gerbong mutasi berikutnya dan tentunya polemik dan kontroversi masih akan tetap membayangi.

Babak Baru Konfrontasi “Politik”
Mekanisme mutasi yang dilakukan tanpa melalui proses Fit and Proper Test sebagaimana yang diwacanakan sebelumnya kontan mengundang reaksi keras dari kalangan legislator, sebagian justru menilai mutasi dilakukan bukan atas dasar profesionalitas melainkan atas dasar rasionalitas dan loyalitas politik, sebagian justru dengan keras menuding mutasi tersebut dilakukan atas dasar “dendam politik” yang konsekuensinya juga akan menuai resistansi politik.
Tentunya kita tidak berharap pilkada yang berlangsung aman dan damai dalam perjalanannya justru berubah menjadi benang kusut yang membelit pemerintah.

Gebrakan awal yang dilakukan pemerintah memang mengingatkan kita akan keberhasilan cak ajad ketika menjabat Pj. Bupati Jember yang berhasil meruntuhkan dinasti abah hadi yang sangat dominan secara politik. Bedanya dalam kasus jember cak ajad memiliki integritas moral, profesionalitas plus netralitas politik sebagai modal untuk mengatasi konflik yang terjadi.
Sebagai Produk Pilkada Langsung memang SA’AT adalah Bupati Pilihan Rakyat yang memiliki posisi yang kuat tapi dalam analisis politik sejatinya konfigurasi kekuatan politik pengusung pasangan SA’AT yang terdiri dari Partai Bulan Bintang, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Patriot dan Partai Golkar tidak cukup kuat untuk memback-up posisi pemerintah SA’AT di dewan legislatif.
Padahal Legislatif adalah mitra sejajar pemerintah dalam mengeluarkan berbagai kebijakan, peraturan daerah maupun dalam penyusunan RAPBD dan APBD.

Babak baru konfrontasi politik sepertinya tengah menunggu dan bisa menjadi kerikil-kerikil sandungan bagi lima tahun kedepan perjalanan pemerintahan SA’AT. Bisa jadi posisi pemerintah sangat kuat karena didukung penuh oleh rakyat tapi bukan mustahil ketika pemerintah menuai kerikil-kerikil politik dari kalangan legislatif maka rakyatlah yang kemudian akan berhadap-hadapan dengan wakilnya di DPRD, dan konfrontasi politik justru berkembang makin melebar dan terbuka. (kita berharap semoga hal ini tidak terjadi).

Menahan Diri dari Tarikan-tarikan Politik

Sebagai bagian dari keluarga besar PII yang sejak awal mendukung SA’AT maka melalui tulisan ini saya ingin bersikap kritis agar pemerintahan SA’AT beserta jajarannya mengedepankan profesionalitas serta bersungguh-sungguh menahan diri dari tarikan-tarikan politik dalam setiap kebijakan yang diambilnya sebab jika tidak maka ketika nanti pemerintahan SA’AT lengser maka yang terjadi adalah munculnya kembali luka lama dan dendam politik dimana “pejabat-pejabat dilingkaran kekuasaan SA’AT” menjadi targetnya sementara lagi-lagi kepentingan rakyat yang menjadi taruhannya. Wallahu A’lam.

Topik Diskusi di Forum Lumajang Online :
http://lumajang-online.com/forum/index.php?topic=388.0


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: