Oleh: bloggerlumajang | April 21, 2009

Mengejar Impian Kartini hingga ke Pelosok Desa, Dari Gelap Menuju Cahaya

Perempuan yang termarginalkan secara sosial menjadi akar keprihatinan RA Kartini pada masanya, beliau merintis pengajaran yang memberi ruang bagi perempuan untuk bisa mengenyam pendidikan dan pengetahuan. Di beranda rumahnya RA Kartini memulai dan mempelopori home schooling untuk mengentaskan kaumnya dari keterbelakangan yang akut dengan mengajarkan menulis, membaca dan keterampilan hidup (life skill).

Impian kartini untuk memajukan kaumnya kini telah menampak hasilnya, sekarang kaum perempuan telah mampu menggapai impian tertingginya dalam pendidikan dan karir tanpa mengesampingkan kodratnya.

Ditengah gemuruh kemajuan wanita indonesia kita tidak boleh membelakangi kenyataan betapa nun jauh di pelosok – pelosok desa termasuk di Lumajang tercinta, masih terdapat kaum-kaum wanita yang berada dalam lingkaran keterbelakangan. Masih banyak perempuan yang karena realitas sosialnya harus rela mengesampingkan pendidikan, mereka tidak hanya putus sekolah bahkan sebagian justru samasekali tidak pernah mengenyam bangku pendidikan dan menjadi buta aksara / buta huruf.

Selama beberapa malam saya melihat dari dekat fenomena ini, dari beberapa desa pelosok yang berhasil dijangkau seperti drandangan, wonomerto lor dan kidul, timur sawah dan lain-lain terdapat kelompok – kelompok warga yang tengah berjuang untuk bisa terbebas dari buta aksara, sebagian besar diantaranya memang adalah kaum perempuan. Dan jujur kita harus mengakui beberapa kelompok yang sejauh ini bisa tersentuh langsung oleh program pengentasan wajar dikdas hanyalah sepersekian persen saja dari prosentase penderita buta aksara yang sesungguhnya.

Pendek kata, impian dan cita-cita RA Kartini harus dilanjutkan, dan saat ini masih terbentang sebuah tantangan untuk mengejar Impian Kartini hingga ke Pelosok Desa, Insyaallah inilah upaya nyata yang harus dikembangkan agar masyarakat kita bisa segera berubah dari Gelap Menuju Cahaya…Wallahu A’lam


Responses

  1. Lanjut teruss. SUkses!

  2. Betullll……cita-cita RA Kartini harus tetep dilanjutkan. Kalau nge blog kayak saya ini termasuk meneruskan perjuangan Kartini ataw bukan ya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: