Oleh: bloggerlumajang | Juli 3, 2009

Kearifan Lokal (Aneka Kripik &Ternak Kelinci)

Perjalanan selanjutnya setelah transit sebentar untuk beristirahat dan praktik langsung pembuatan kopi bubuk dalam kemasan yang menawan, para avonturir segera akan menemukan kedamaian alam di lereng gunung Semeru. Di atas ketinggian lebih dari 1.000 dpl di sebuah pedesaan yang bersejarah, Dusun Tulungrejo Pasrujambe wisatawan akan disuguhi sebuah kearifan lokal dalam arti yang sesungguhnya.

Ada pemandangan yang sungguh menarik yang digiatkan penduduk setempat sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi desanya demi kesejahteraan hidupnya. Pasrujambe, kecamatan di sisi barat dari jantung kota Lumajang ini memang areal yang potensial untuk pengembangan budidaya kopi robusta maupun tanaman kopi lokal yang tak kalah aromanya dengan kopi mancanegara. Ada ribuan batang kopi sebagai tanaman tradisional di kebun-kebun penduduk, justru di sinilah letak keunikannya.

Tanaman kopi yang tumbuh subur berdampingan sangat akrabnya dengan tanaman pisang, utamanya pisang agung-satu-satunya jenis pisang yang hanya tumbuh di Lumajang merupakan komoditas unggulan yang menanti tangan-tangan dingin untuk mengolahnya menjadi pundit-pundi uang. Pisang dan kopi diolah menjadi produk olahan yang diminati konsumen. Di sini pengunjung bisa bertatap muka secara langsung dengan produsen kopi khas sana atau bertanya-tanya bagaimana membuat kripik pisang yang enak rasanya dan sehat.



Seorang petani, Sayudi sudah punya brand bagi kedua jenis produknya dengan label Watu Klosot. Label ini sudah didaftarkan di departemen kesehatan dan diakui standar higienisnya sehingga aman dikonsumsi bagi seluruh lapisan masyarakat. Sayudi adalah profil pengrajin yang mandiri, seluruh proses produksi dikerjakan sendiri. Mulai dari penggilingan, pengemasan hingga pemasarannya dikerjakan secara swakarsa.

Beda, itulah nuansanya. Berlatih bisnis di lingkungan yang masih jernih pola pikirnya dengan naungan pemandangan alam yang mempesona tidaklah sama dengan apabila pengunjung praktik pembuatan kopi di sebuah pabrik yang sudah punya nama , di kota dan tidak menawarkan nyanyian alam yang menggelitik kalbu untuk kembali menemukan kesejatian dirinya. Apalagi ketika kepenatan sudah menghampiri, tiba-tiba disuguhi secangkir kopi yang pahit legitnya terasa unik di lidah di atas bale-bale bambu. Dan aroma daging kelinci yang dibakar di atas tungku tanah liat, nasi jagung yang masih mengepul serta sambal terasi lengkap dengan sayur-mayurnya yang segar.

Perasaan seolah-olah menikmati kehidupan di dalam surga lokananta. Minum kopi dan menikmati kelezatan daging sate kelinci di tengah udara yang sejuk – siapa yang tidak tertarik dengan sensasinya.




POS II

Pusat Pengelolaan Pasca Panen Jaringan Petani Lereng Semeru

Lokasi : P. Sayudi

Dsn. Tulungrejo Ds. Pasrujambe

Kec. Pasrujambe

POTENSI

· Produksi Kopi Bubuk Watu Klosot

· Produksi Kripik Jahe Watu Klosot

· Produksi Kripik Pisang Watu Klosot

· Magang dan Pelatihan Produk-produk Watu Klosot

· Sablon

· Ternak Kambing dan Kelinci


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: